KHASIAT MADU SALAMI Untuk Mengatasi pegal linu, Rheumatik dan asam urat.
DEPKES P-IRT 2133205030031-18
SALAMI ramuan alami
dengan perpaduan antara madu, daun salam, binahong, sidaguri serta, daun
sirsak sangat bermanfaat atasi pegal linu, rheumatik dan asam urat.
KOMPOSISI:
KOMPOSISI:
- Madu pilihan, daun salam, binahong, sidaguri, daun sirsak
- Kocok terlebih dahulu sebelum diminum, minum 2 sendok makan pagi dan malam hari,setengah jam sebelum atau sesudah makan di campur dengan air sebanyak 200ml, aduk hingga rata lalu siap diminum.
Penyakit rematik atau yang dalam bahasa
medisnya disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi
kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun.Gangguan autoimun terjadi
ketika sistem kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap
penyusup seperti virus, bakteri, dan jamur, keliru menyerang sel dan
jaringan tubuh sendiri. Selain rematik, ada banyak gangguan autoimun
lain, misalnya penyakit lupus, multiple sclerosis dan diabetes tipe 1.
Pada penyakit rematik, sistem imun gagal membedakan jaringan sendiri
dengan benda asing, sehingga menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya
jaringan sinovium yaitu selaput tipis yang melapisi sendi. Hasilnya
dapat menyebabkan sendi bengkak, rusak, nyeri, meradang, kehilangan
fungsi dan bahkan cacat.
Adapun Gejala Rematik antara lain :
- Kekakuan pada dan seputar sendi yang berlangsung sekitar 30-60 menit di pagi hari.
- Bengkak pada 3 atau lebih sendi pada saat yang bersamaan.
- Bengkak dan nyeri umumnya terjadi pada sendi-sendi tangan.
- Bengkak dan nyeri umumnya terjadi dengan pola yang simetris (nyeri pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh) dan umumnya menyerang sendi pergelangan tangan.
- Sakit atau radang dan terkadang bengkak dibagian persendian pergelangan jari, tangan, kaki, bahu, lutut (dengkul), pinggang, punggung dan sekitar leher.
- Sakit rematik dapat berpindah-pindah tempat dan bergantian bahkan sekaligus di berbagai persendian.
- Sakit rematik biasanya kambuh pada saat cuaca mendung saat mau hujan atau setelah mengkonsumsi makanan pantangan seperti : sayur bayam, kangkung, kelapa, santan, dll.
- Asam Urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.
Selain konsumsi makanan yang banyak
mengandung zat purin, konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan resiko
terkena penyakit asam urat. Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat
lewat urine berkurang, sehingga asam urat tetap bertahan dalam peredaran
darah dan menumpuk di persendian.
Sebagai akibat asam urat, ginjal juga
akan mengalami gangguan. Pada kasus yang parah, penderita sampai tidak
bisa jalan karena persendian terasa sangat sakit jika bergerak. Tulang
di sekitar sendi juga bisa keropos / mengalami pengapuran tulang. Nyeri
sendi merupakan indikator utama asam urat, tapi rasa ngilu pada
persendian banyak sebabnya, belum tentu disebabkan oleh asam urat.
Berikut adalah sejumlah gejala
yang patut kita waspadai. Jika merasakan tanda-tanda berikut, besar
kemungkinan Anda terkena penyakit asam urat:
- Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan membengkak dan berwarna kemerahan (meradang) Biasanya persendian terasa nyeri saat pagi hari ( baru bangun tidur ) atau malam hari. Rasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang. Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan dan siku.
Pada kasus yang parah, persendian terasa
sangat sakit saat bergerak. Untuk memastikan, kita harus melakukan
pemeriksaan laboratorium. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 –
7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl.
Penyakit asam urat biasanya diderita
pria berusia 40 tahun ke atas dan wanita yang sudah menopause. Sebagian
besar penderita asam urat juga memiliki penyakit lain seperti hipertensi
(tekanan darah tinggi), diabetes atau penyakit ginjal. Faktor kegemukan
(obesitas) juga sering dijumpai pada penderita asam urat.
Jika penyakit asam urat dibiarkan tanpa pengobatan, maka dapat berkembang menjadi batu ginjal dan mengakibatkan gagal ginjal.



Posting Komentar